Sunday, November 4, 2012

Rasa ini bernama "Keinginan"


Ini kali pertama aku mempunyai keinginan yang tidak aku inginkan. Punya keinginan yang tidak ingin aku lakukan. Tadinya. Yaah, anggap sajalah seperti itu. Tapi sampai waktu itu bernama "saat ini"..keinginan itu akhirnya bernama. Nama yang aku rangkum menjadi sebuah kata" Akhirnya..". Lebih tepatnya "Akhirnya" dengan tiga tanda seru dibelakangnya. Akhirnya!!! Begitulah aku mengungkapkan antusiasku itu.

Menulis bukan hal yang asing bagiku..bagi setiap orang mungkin. Dari dulu aku suka menulis. Menulis buku catatan dengan rapi..menulis PR teman di buku PR ku...menulis nama gebetan dinding di kamar..bahkan, secara tidak sadar menulis nama sendiri di belakang pintu WC sering aku lakukan. Terang saja tulisanku bagus, kata Mama.

Dulu..ketika aku masih kecil, seorang yg menamai diri mereka orang dewasa 
bertanya padaku,"Apa hobimu, wahai anak kecil?" Selalu ku jawab, "Menulis dan membaca, wahai anak besar". Tapi tetap saja itu tidak menjadikanku sebuah keinginan. Menulis itu tidak elegan. Setidaknya itu yang ada di pikiranku saat itu. Itu bukanlah sebuah hobi menarik yang bisa membuat seseorang menjadi lebih gaul, lebih keren, bahkan lebih terkenal diantara teman-temannya. Seperti hobi main basket, hobi ngBand, atau hobi gonta-ganti pacar. Naif.

Hingga pada akhirnya aku menemukan sebuat catatan seorang pria yang entah siapa. Catatan yang terdiri dari 3 kalimat tapi cukup membuat kata "menulis" menjadi lebih berarti bagiku. "Jika tak suka..Ungkapkan. Jika tak bisa..Katakan. Namun jika dengan bicara semua rasa tak terkatakan, Menulislah! Karena lewat kata, aku bicara.."

0 comments:

Popular Posts